Senin, 01 September 2025 WIB

Hari Ulang Tahun ke-68, Pemprov Riau Gelar Pekan Budaya Melayu Serumpun

Administrator - Sabtu, 09 Agustus 2025 08:12 WIB
Hari Ulang Tahun ke-68, Pemprov Riau Gelar Pekan Budaya Melayu Serumpun

Potretnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Bersempena Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Pekan Budaya Melayu Serumpun. Agenda tersebut merupakan wadah edukasi sejarah dan budaya Melayu di tengah arus globalisasi.

Baca Juga:

Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengatakan pentingnya pelestarian adat dan budaya Melayu sebagai identitas serta jati diri masyarakat Riau. Hal itu disampaikannya di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Jumat (8/8).

"Sebagaimana tunjuk ajar Melayu berkata, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, adat dijaga marwah di sanjung. Oleh karena itu, di ulang tahun ke-68 Provinsi Riau, kami mengambil tema Merawat Tuah Menjaga Marwah, takkan Melayu hilang di bumi," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kebudayaan dan peradaban Riau dibangun dari empat sungai besar, yakni Sungai Indragiri, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Siak. Keempat aliran sungai tersebut menjadi pusat tumbuh kembangnya masyarakat sekaligus membentuk peradaban Melayu yang kokoh.

"Di keempat sungai inilah peradaban itu terbangun dan masyarakat tumbuh bersama-sama," jelasnya.

Diterangkan, Pekan Budaya Melayu Serumpun bukan sekadar pesta seni atau hiburan. Menurutnya, kegiatan ini adalah upaya untuk mengingatkan dunia bahwa di Tanah Melayu Riau pernah berdiri sebuah peradaban besar yang menyusuri kawasan Selat Malaka.

"Peradaban tersebut membentuk jati diri masyarakat hingga kini. Masyarakat Riau sangat terbuka sehingga semua yang datang ke sini kami anggap saudara," terangnya.

Gubernur Abdul Wahid juga menyoroti akar sejarah peradaban Melayu yang kuat dan jejaring persaudaraan yang melintas batas negara serumpun. Ia menambahkan, melalui Pekan Budaya Melayu Serumpun, nilai-nilai luhur dapat menjadi kebanggaan yang menguatkan identitas masyarakat Riau.

"Konsep Riau rumah rumpun Melayu adalah cita-cita besar untuk menjaga kesatuan budaya, mempererat hubungan serumpun, dan mewariskannya kepada generasi penerus," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Abdul Wahid turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon yang hadir secara langsung. Baginya, kehadiran tersebut menjadi bukti perhatian Pemerintah Pusat terhadap pelestarian budaya, khususnya Melayu Riau.

"Kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang untuk Bapak Menteri Kebudayaan di Provinsi Riau. Kehadiran Menteri Kebudayaan di tengah-tengah kami malam ini adalah bukti perhatian dan komitmen Pemerintah Pusat dalam menjaga, merawat, dan memajukan kebudayaan, terutama kebudayaan Melayu di Provinsi Riau," tuturnya.

Editor: Sigalingging

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komitmen Pada Pencegahan Korupsi, Pemprov Riau Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Komitmen Pada Pencegahan Korupsi, Pemprov Riau Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Cegah Tindak Korupsi, Pemprov Riau Gencarkan Edukasi Gratifikasi dan Perkuat Sistem Pelaporan Korupsi

Cegah Tindak Korupsi, Pemprov Riau Gencarkan Edukasi Gratifikasi dan Perkuat Sistem Pelaporan Korupsi

Pemprov Riau Perluas Akses Perumahan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Pemprov Riau Perluas Akses Perumahan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Pemprov Riau Gelar Rapat Tindak Lanjut Penataan Pegawai Non ASN Khususnya PPPK Paruh Waktu

Pemprov Riau Gelar Rapat Tindak Lanjut Penataan Pegawai Non ASN Khususnya PPPK Paruh Waktu

Pemprov Riau Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Ranperda RPJMD 2025-2029

Pemprov Riau Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Ranperda RPJMD 2025-2029

Pemprov Riau Dukung SOIna Buka Ruang Untuk Anak Disabilitas Intelektual

Pemprov Riau Dukung SOIna Buka Ruang Untuk Anak Disabilitas Intelektual

Komentar
Berita Terbaru