Hadiri Puncak Jambore GTK Hebat Riau 2024, Plt Kadisdik Riau: Mari Ciptakan Generasi yang Berkualitas, Cerdas, dan Berakhlak Mulia
Potretnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Mewakili Pj Gubernur Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Edi Rusma Dinata menghadiri puncak Jambore Guru Tenaga dan Kependidikan (GTK) Hebat Provinsi Riau 2024. Kegiatan berlangsung di Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis (7/11/2024).
Baca Juga:
- Kaji Ulang Sengketa Pilkada Rokan Hilir 2024, KPU Riau Bedah Strategi Hukum Pilkada Lewat Kajian Hukum Seri VII
- Bahas Putusan PHPU Pilkada Kota Dumai 2024, KPU Riau Gelar Kajian Hukum Seri VI Tahun 2025
- DPP SPKN Pertanyakan Transparansi Anggaran Dishub Siak TA 2023-2024 Rp 153 M, Akan Dilaporkan ke-KPK
Saat memberi sambutan, Edi Rusma Dinata mengatakan bahwa Jambore ini merupakan bukti nyata dari komitmen bersama dalam mengapresiasi dalam peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan yang unggul, profesional, dan berdedikasi tinggi.
"Sebagaimana kita ketahui, para guru dan tenaga kependidikan memegang peranan penting dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas, cerdas, dan berakhlak mulia," ujar Plt Kadisdik Riau.
"Melalui kegiatan ini, kita memberikan wadah bagi para GTK di Riau untuk saling bertukar pengalaman, mengasah kemampuan, serta memperkuat komitmen mereka dalam memajukan pendidikan di daerah kita," sambungnya.
Menurut Edi Rusma Dinata, selain bertukar pengalaman, mengasah kemampuan, serta memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan di Bumi Lancang Kuning, juga memantik proses belajar antar guru dan tenaga kependidikan untuk saling menginspirasi satu sama lain.
"Di era digital yang penuh dinamika ini, para guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi pembimbing, inovator, dan inspirator bagi peserta didik," sebut Edi Rusma.
"Dengan berbagai perubahan teknologi, metode pembelajaran yang terus berkembang, dan tuntutan kompetensi global, para GTK di Riau dituntut untuk mampu beradaptasi dan melakukan inovasi dalam mendidik anak-anak kita," tuturnya.
Ia berharap pada acara puncak Jambore GTK Hebat 2024 Provinsi Riau ini menjadi momentum bagi semua untuk menumbuhkan semangat pembaharuan dan pengembangan diri.
"Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang memperkuat jejaring, berbagi pengetahuan, dan berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh anak bangsa," ucapnya.
Sebagai informasi, acara puncak Jambore GTK Hebat 2024 Provinsi Riau tersebut dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nunuk Suryani, turut hadir Bunda PAUD Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi perwakilan guru dari 12 Kabupaten Kota se-Riau dan tamu undangan lainnya.
Editor: Sigalingging
Sumber: Mediacenter Riau/sam
Kaji Ulang Sengketa Pilkada Rokan Hilir 2024, KPU Riau Bedah Strategi Hukum Pilkada Lewat Kajian Hukum Seri VII
Bahas Putusan PHPU Pilkada Kota Dumai 2024, KPU Riau Gelar Kajian Hukum Seri VI Tahun 2025
DPP SPKN Pertanyakan Transparansi Anggaran Dishub Siak TA 2023-2024 Rp 153 M, Akan Dilaporkan ke-KPK
DPP SPKN Siapkan Laporan ke KPK Dugaan Korupsi Kadiskes Pelalawan Dalam Penggunaan Anggaran Belanja "Bahan-bahan Lainnya" TA 2023-2024
Gubernur Riau Setujui Bonus Atlet dan Pelatih PON 2024 Sesuai Pergub
DPRD Riau Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi Beri Pandangan Atas Ranperda APBD 2024
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Panipahan Pastikan Pertumbuhan Jagung Optimal
Berikan Kemudahan Bagi Masyarakat, UPT Bapenda Kota Pekanbaru Tetap Buka Sabtu dan Minggu
Pemkab Rohil Apresiasi Langkah LAMR Adakan Kegiatan Pembekalan Adat bagi Bakal Calon Datuk Penghulu
Didukung Penuh Pemkab Rohil, Arahan Bupati H. Bistamam Sukses Gerakkan Hidup Sehat dan Ekonomi Warga Melalui CFD
Bersama Dekranasda Rohil, Ketua TP PKK Tatik Sri Rahayu Pimpin Rombongan Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK Ke-54
Pimpin Langsung Upacara MPLS, Edi Sutono: Mari Bersama Wujudkan Generasi yang Unggul, Tangguh dan Berprestasi
Forwadik Riau Kritik Kadisdik Riau yang Pergi ke Batam Saat SPMB Masih Menyisahkan Persoalan