Sabtu, 04 April 2026 WIB

Disdik Riau Susun Program 2027, Sementara 69 Kepala Sekolah Masih Dijabat Plt

Administrator - Kamis, 02 April 2026 23:17 WIB
Disdik Riau Susun Program 2027, Sementara 69 Kepala Sekolah Masih Dijabat Plt
Potretnegerinews.com, Pekanbaru/Riau - Di tengah penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2027, Dinas Pendidikan Provinsi Riau justru dihadapkan dengan persoalan mendasar yang belum juga tuntas. Puluhan kepala sekolah masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

Baca Juga:

Forum Perangkat Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau bersama Dinas Pendidikan di Aula Gedung Bappeda Riau, Kamis (2/4/2026) difokuskan untuk merancang arah pembangunan ke depan. Namun di balik forum tersebut, muncul pertanyaan serius soal kesiapan tata kelola pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengakui hingga saat ini terdapat 69 kepala sekolah yang belum definitif dan masih berstatus Plt. Jumlah tersebut bukan angka kecil. Dalam praktiknya, posisi Plt memiliki keterbatasan kewenangan, yang berpotensi berdampak pada pengambilan kebijakan strategis di tingkat sekolah.

"69 kepala sekolah emang masih Plt, Ini masih dalam proses dan menjadi perhatian ke depan," ujar Erisman.

Pernyataan ini justru memunculkan tanda tanya publik. Pasalnya, jabatan kepala sekolah merupakan posisi kunci dalam menentukan arah pendidikan, mulai dari pengelolaan anggaran, kebijakan akademik, hingga kualitas layanan pendidikan.

Di sisi lain, Disdik Riau juga tengah menyusun program pembangunan untuk tahun 2027. Erisman menyebut forum tersebut masih tahap awal, yakni menghimpun masukan dari berbagai pihak.

"Program yang disusun harus selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Namun, publik menilai, perencanaan jangka panjang seharusnya dibarengi dengan penyelesaian persoalan mendasar yang terjadi saat ini.

Tak hanya itu, untuk tahun anggaran 2026, Disdik Riau mengaku masih fokus pada kegiatan rutin dengan alasan kondisi anggaran yang dinamis.

"Anggaran masih bisa berubah, jadi kita masih fokus pada kegiatan rutin aja," sebutnya.

Kondisi ini memperkuat kesan bahwa sektor pendidikan di Riau sedang berjalan dalam situasi transisi di satu sisi merancang masa depan, namun di sisi lain masih menyisakan persoalan struktural yang belum terselesaikan.

Publik menunggu langkah konkret pemerintah daerah terkait 69 kepala sekolah yang masih berstatus Plt. apakah penataan jabatan ini akan segera dituntaskan, atau justru berlarut-larut di tengah agenda besar pembangunan pendidikan ke depan.

Editor: Sigalingging

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Disdik Riau Mulai Salurkan BOSDA dan BOSDA Afirmasi I Tahun 2025

Disdik Riau Mulai Salurkan BOSDA dan BOSDA Afirmasi I Tahun 2025

Terkait Laporan Penahanan Ijazah Siswa, Kadisdik Riau Minta Sekolah Sampaikan Data Siswa yang Belum Ambil Ijazah

Terkait Laporan Penahanan Ijazah Siswa, Kadisdik Riau Minta Sekolah Sampaikan Data Siswa yang Belum Ambil Ijazah

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Riau Berikan Daya Tampung yang Memadai Untuk Tamatan SLTP Sederajat

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Riau Berikan Daya Tampung yang Memadai Untuk Tamatan SLTP Sederajat

Gubri Desak Disdik Riau Perbaiki Kinerjanya, Abdul Wahid: Akan Perkecil Angka Putus Sekolah

Gubri Desak Disdik Riau Perbaiki Kinerjanya, Abdul Wahid: Akan Perkecil Angka Putus Sekolah

PPDB 2025, Dinas Pendidikan Riau Tunjuk Zubir Sebagai Ketua Panitia

PPDB 2025, Dinas Pendidikan Riau Tunjuk Zubir Sebagai Ketua Panitia

Hadiri Puncak Jambore GTK Hebat Riau 2024, Plt Kadisdik Riau: Mari Ciptakan Generasi yang Berkualitas, Cerdas, dan Berakhlak Mulia

Hadiri Puncak Jambore GTK Hebat Riau 2024, Plt Kadisdik Riau: Mari Ciptakan Generasi yang Berkualitas, Cerdas, dan Berakhlak Mulia

Komentar
Berita Terbaru